Dirgahayu Kabupaten Sleman ke-97
Isi Direktori
Monumean Jogja Kembali
Bangunan berbentuk kerucut yang terdiri dari tiga lantai. Bagian dalam berisi diorama yang menceritakan peristiwa kembalinya Yogya ke tangan pemerintah RI, meskipun hanya selama 6 jam.Sejarah:Monumen Yogya Kembali dibangun pada tanggal 29 Juni 1985. Penggagas monumen ini adalah Kolonel Soegiarto (Walikotamadya
Monumen Argomulyu
Deskripsi : berbentuk tugu dengan simbol topi baja, bambu runcing sebagai simbol laskar rakyat yang telah gugur. Didirikan di atas pondasi/ batur persegi empat.  Tertulis 10 nama  korban pertempuran, yaitu :1.      Suharjo2.      Sukarman3.     
Monumen Bambu Runcing
Deskripsi : Tugu dengan  bentuk padma pada puncaknya, di bagian latar belakang terdapat tugu bentuk dua buah Bambu Runcing  berdampingan. Di sebelah kiri dan kanan tugu terdapat prasasti  yang berisi nama-nama pahlawan yang gugur dan prasasti peresmian oleh KGPAA Pakualam VIII pada tanggal
Monumen Cepet
Deskripsi : berbentuk tugu dengan simbol topi baja, bambu runcing sebagai simbol laskar rakyat yang telah gugur. Didirikan di atas pondasi/ batur persegi empat.  Tertulis nama  korban pertempuran. Sejarah: Pada tanggal 2 Januari 1949 pasukan Belanda yang bermarkas di  Watuadeg
Monumen Geneng
Deskripsi :  Berbentuk Tugu  yang dibagi menjadi  tiga sisi, sisi bagian tengah dengan relief situasi pertempuran, sisi kanan dan kiri berisi tulisan puisi tentang perjuangan. Sejarah :Monumen perjuangan di dusun Sentul, Geneng, Sidoagung, Godean, Sleman, merupakan monumen 

   1    2   3   4   5   6   7   8  

Copyright@2011 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman
Data dan informasi dari website ini dapat digunakan secara luas
sebagai acuan informasi Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman