Pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwana VIII, di wilayah Yogyakarta banyak berdiri pabrik gula, berjumlah 17 pabrik. Dengan berkembangnya pabrik-pabrik tersebut maka kemudian dibangun sarana-sarana pengairan di wilayah Yogyakarta.Pada tahun 1909 pemerintah Belanda telah membangun selokan Van Der Wijck dan Bendungan Karang Talun. Kedua bangunan pengendalian air tersebut mengaliri areal perkebunan
Bangunan pesanggrahan Ngeksigondo merupakan salah satu villa yang dibuat orang-orang Eropa pada permulaan abad 20 dengan ciri-ciri arsitektur kolonial. Pada mulanya bangunan villa itu berfungsi sebagai tempat istirahat dan rekreasi bagi orang-orang belanda yang mengelola perusahaan perkebunan disekitar daerah Kaliurang. Pemilihan lokasi pendirian bangunan villa yang ada ditempat itu tentu saja
Hotel Kaliurang merupakan salah satu tempat bersejarah yang digunakan sebagai tempat perundingan komisi tiga negara pada tanggal 23-25 Desember 1947. Tiga negara yang terdiri dari Autralia(negara tunjukan Indonesia), Belgia(negara tunjukan Belanda) dan Amerika Serikat melakukan perundingan untuk menyelesaikan pertikaian antara Indonesia dan Belanda. Sampai sekarang hotel Kaliurang ini masih digunakan sebagai
Gedung Pusat UGM merupakan bangunan trade mark UGM yang dikenal dengan nama "Kampus Biru". Gedung bertipe kolonial bergaya arsitektur Yunani dengan pilar-pilarnya yang dominan merupakan hasil karya arsitektur Ir. Soekarno, Presiden pertama RI. Gedung ini diresmikan tahun 1951 oleh Presiden Soekarno.Bangunan 4 lantai ini pada awalnya difungsikan sebagai gedung Rektorat dan
Merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Sleman yang pertama setelah pindah dari Ambarukmo pada tanggal 8 April 1946. Sampai saat ini gedung tersebut masih digunakan sebagai perkantoran.Alamat : Pemda Sleman, Beran, Tridadi, Sleman
Tempat transit jenazah ini terletak di depan kantor Kecamatan Prambanan. Bangunan ini memiliki atap berbentuk limasan dengan tiang-tiang bangunan dari tembok bata serta berlantai semen plesteran.Bangunan ini merupakan bangunan milik Kasunanan Surakarta, digunakan sebagai tempat transit jenazah dari keluarga Kasunanan Surakarta jika ada yang wafat dan akan dimakamkan di kompleks Sasonoloyo
6 Data founds